Minggu, 21 November 2010

BAHAN BAKAR DAN INJEKSI SISTEM PADA MOTOR

KURAS PANGKAL BERSIH!

6102air-di-tangki-boyo1.jpgSelain sulfur, zinc hingga lumpur, adanya air yang nyelonong ke tangki juga bisa bikin lari motor bermasalah. Terutama di motor sistem bahan bakar injeksi. Yap! Cairan yang tidak bisa dibakar di ruang bakar itu juga dapat menyebabkan motor menjadi tersendat."Parahnya, kalau kandungan air terlalu banyak, bisa membuat mesin tidak mau hidup," ungkap Kardi, juragan Kardi Mulia Motor di Ciputat, Tangerang.

Jika teman-temin ada yang alami masalah ini, baiknya lakukan teknik kuras tangki. Masih ada lagi selain air. Yaitu, bensin basi! Itu lho, bensin yang usia pakainya sudah lama. Ini juga membahayakan peranti injeksi di motor brother!

“Karena bensin basi cenderung lengket. Kondisi ini bisa menyebabkan terganggunya lubang atau slang di sistem bahan bakar,” tegas Muhammad Abidin, Manajer Technical Service PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI).

Apalagi, slang sistem bahan bakar injeksi ini punya diameter dalam ukuran mikron. Meski begitu, cairan zat yang lengket di slang tetap akan mengganggu jalannya bahan bakar secara keseluruhan.

Saran Abidin, perhatikan kondisi tempat tinggal. Jika tinggal di tempat yang kiranya punya kecenderungan kualitas bahan bakar kurang bagus, tidak ada salahnya juga kuras tangki rutin setahun sekali. Terlebih kalau sudah merasa sering kali ngisi bensin ‘eceran’.

Sebab, memang tidak ada masalah dengan oktan rendah atau tinggi. Misalnya, Premium atau Pertamax yang cenderung berhubungan dengan kompresi sepeda motor. Tapi, kandungan yang ada di dalam bahan bakar itu yang bisa menyebabkan masalah.

Kuras pangkal bersih!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar